Monday, 27 February 2012
Puisi Cinta
Satu masa telah terlewati
Benci dan rindu merasuk di kalbu
Ada apa dengan cintaku
Sulit untuk aku ungkap semua
Jangan pernah bibir tertutup
Bicarakan semua yang kau rasakan
Cinta itu kita yang rasa
Bila sengsara hati kan merana
Wahai pujangga cinta
Biar membelai indah
Telaga di kalbuku
Jujurlah pada hatimu
Ada apa dengan cinta
Satu masa telah terlewati
Benci dan rindu merasuk di kalbu
Ada apa dengan cintaku
Sulit untuk aku ungkap semua
Jangan pernah bibir tertutup
Bicarakan semua yang kau rasakan
Cinta itu kita yang rasa
Bila sengsara hati kan merana
Wahai pujangga cinta
Biar membelai indah
Telaga di kalbuku
Jujurlah pada hatimu
Ada apa dengan cinta
alam yang sunyi Aku duduk sendiri Tak dapat kutahan Kerinduanku padamu Hanya Gambarmu yg setia menemaniku Senyum manis terurai dari bibirmu yang indah Tatapan matamu pancarkan pesona cinta yang menggoda merdu suaramu debarkan jantung didadaku Cantix adalah rangkaian dari semua tentangmu Baik adalah cermin dari sikap dan tingkah lakumu Semakin aku memperhatikan dirimu Semakin kurasakan engkau begitu sempurna Dari hati...
Subscribe to:
Posts (Atom)
